Site icon Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang

Balitbang SDM Kemkominfo Bekali Angkatan Kerja Muda Kota Malang

Membantu para lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau yang sederajat bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi di Kota Malang agar semakin memiliki daya saing di era perdagangan bebas, Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Balitbang SDM) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI menggelar pelatihan dan sertifikasi. Kegiatan bertajuk Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Berbasis SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, red) Bidang Keahlian Junior Multimedia dan Grafika Fundamental ini berlangsung di Hotel Horizon Ultima, Kota Malang, Minggu (24/08) sampai dengan Rabu (27/08).

Purwanto, SE, M.Si saat membuka kegiatan pelatihan dan sertifikasi, Senin (25/08)

Kepala Bidang Evaluasi dan Pelaporan Puslitbang Literasi dan Profesi SDM Kominfo, Purwanto, SE, M.Si mengungkapkan sengaja menggelar kegiatan fasilitasi ini untuk membantu para lulusan SMK agar memiliki sertifikasi sehingga nantinya bisa dipergunakan sebagai bekal para alumni untuk bisa bersaing di era AFTA (ASEAN Free Trade Area) 2015.

“Ibarat orang mengemudi, adanya sertifikasi adalah SIM (Surat Izin Mengemudi, red)-nya. Karena itu penting sekali adanya kegiatan ini bagi anak-anak (para peserta, red),” jelas Purwanto, Senin (25/08).

Purwanto menjelaskan bahwa selain di Kota Malang, kegiatan ini juga digelar di tujuh kota lain di Indonesia, diantaranya di Kota Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Semarang. Untuk di Kota Malang adalah kegiatan kedua setelah yang pertama digelar di Bandung.

“Dari adanya kegiatan ini kami berharap angkatan kerja muda Indonesia semakin memiliki daya saing di era global. Tidak hanya dengan Indonesia tetapi juga dengan bangsa-bangsa lain di ASEAN,” tegas Purwanto.

Purwanto menambahkan, dengan aturan bebas barang, bebas jasa, bebas investasi, modal, dan tenaga kerja, merupakan sebuah peluang jika Indonesia memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang bagus. Namun jika SDM Indonesia tidak bagus, tentu ke depan akan sangat membahayakan masa depan bangsa.

“Kita masih banyak PR (pekerjaan rumah), bangsa Indonesia SDM-nya masih diperingkat 38 di bawah Singapura, Malaysia, Brunei, dan Thailand, ini sangat memprihatinkan,” terang Purwanto.

Dengan kenyataan ini Indonesia harus berbenah, termasuk dengan membenahi SDM generasi muda. Dari total jumlah penduduk Indonesia, 62,6 juta orang adalah generasi muda. Dari sinilah bisa digerakkan ide-ide kreatif bangsa Indonesia untuk bisa terus maju berkembang.

Purwanto menyebutkan bahwa kegiatan sertifikasi kali ini diikuti sebanyak 80 peserta yang berasal dari sekolah di Malang Raya. Selain menjalani kegiatan di Hotel Horison Ultima, para peserta juga akan menjalani pelatihan dan sertifikasi di Kampus 2 Institut Teknoligi Nasional (ITN) Tasikmadu, Kota Malang. (cah/yof)

Exit mobile version